Sunday, March 21, 2010

Senandung Jiwa


Terdiam aku di persimpangan malam
termangu menunggu tanpa jeda waktu
mengelana dalam bisikan malam nan senyap

Kudengar jiwaku bersenandung,
senandung tanpa kata
hanya tembang di ufuk hatiku
yang tak pernah diuraikan oleh tinta di atas helaian apapun
yang merangkai cintaku dalam gaun yang tipis benderang
di mana kasih sayang dialirkan
walaupun tak pernah menyepuh bibirku

Dan ku bertanya,
dapatkah aku memandangmu?
mungkinkah kau tahu nyanyian hatiku?

Manakala kuperhatikan jiwaku
kutemukan bayanganku dan bayanganmu
saling menyapa dan tersenyum penuh arti
lalu, kusentuh ujung jemariku
kurasakan getar wujudmu..
namun hanya sesaat...
sebelum sirna di terjaganya mimpi

Apakah kau tahu
senandung itu masih bergaung di kesunyian
sebelum dicampakan oleh kegaduhan
dan kembali disimpan rapi oleh kebenaran
dirahasiakan oleh kecemerlangan siang?

Inilah senandung jiwa
yang lebih wangi ketimbang melati
terkunci dalam kalbu bak perawan suci
Mungkinkah kau mendengarkannya?
Mampukah kau hadirkan irama
yang mampu menggetarkannya?

Sejuta tanya di hatiku
tak membuat ku berhenti bersenandung.....



***************You're the one

20 comments:

megi said...

petromaxxx :p

megi said...

puisi yang indah di malam yang dingin (gak pinter nulis kata indah :p)
puisinya dalemm banget nyentuh perasaan
keep blogging yah mbak :)

Dimas said...

tak bisa berkomentar, hanya bisa menikmati...

Anonymous said...

Cantikku, aku melihat isyarat kesedihan dan kebimbangan dalam senandungmu.
Benarkah? Apa yang kau risaukan?
Walau kau hanya menganggapku sahabat tapi kau pernah tahu apa yg kurasakan. Aku selalu menemanimu dari jauh, berharap kau baik2 saja. Aku tak ingin melihat kau tersakiti.
Hatiku tak pernah berubah untukmu, walau hatimu bukan untukku.

Anton said...

Aku datang untuk menghadirkan gendang bertalu, irama yang mengusik,biar semuanya gaduh, agar hati yang beku menjadi bergetar.

sosial seni budaya bisnis said...

siiiiip......

mantap euy...

aan said...

datang menikmati puisi yang indah ini..

OEN-OEN said...

asik..

OEN-OEN said...
This comment has been removed by the author.
netmild said...

kalo aku senandung rindu judulnya :'( ga pernah ketemu senandung ragu
pernah dia kepergok bersama?? oh senandung malu..hehehe nice post sobat aku suka puisi

narti said...

met siang mba...moga kabar baik...
gak ngerti maksud puisinya mba..
maaf...gak bisa berkomentar.

~Srex~ said...

Sorry baru sempat mampir sini, mau lapor sist.,di blog yg satu nya kok susah masuk komen nya ya....

Osi said...

Puisi yang indah.....sangat sulit utuk di ungkapkan dgn kata2....blh copas ga sob ? :)

fai_cong said...

ini lagu apa puisi yah?
duh bingung.
hihi...
tapi kok indah banget yah.
:D

Osi said...

Hhehehehehe...bkn pakarnya puisi lagi terlalu berlebihan Ca'...q bwt puisi klo gi sedih az bsnya...berhubung skrng gi bahagi2nya....inspirasi utk buat puisi ilang...buat puisi klo gi bahagia koq kayaknya susah bangeetttzzz buat q

ntr liat az deh....ni dah q copas

Tks Ca'

van said...

kerennn,,
salut buat mbak yang bisa buat puisi yang bagus2..

tomo said...

Bersenandung terus tuk menghilangkan duka dihati

k2ra said...

Senandung yang menggetarkan jiwa.

memen said...

mantap bro puisinya, nice post

penghuni60 said...

buanglah sejuta tanya dihatimu
dan teruslah bersenandung
jika itu kan membuat bayangmu menyatu dengan bayangku

biarkan rangkaian gaun tipis itu
bergerai
jika itu kan membuat wujudku
nyata dari mimpimu

aku kan tetap berirama
hingga wangi melati itu abadi
selamanya

  © Blogger template 'TotuliPink' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP